<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Qply09's Blog</title>
	<atom:link href="http://qply09.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://qply09.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Feb 2009 07:06:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='qply09.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Qply09's Blog</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://qply09.wordpress.com/osd.xml" title="Qply09&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://qply09.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Allessandro Del Piero</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/25/allessandro-del-piero/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/25/allessandro-del-piero/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[sport]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Alessandro &#8220;ALE&#8221; Del Piero (lahir pada 9 November 1974 di Conegliano,Veneto) adalah seorang pemain sepak bola asal Italia. Memulai karir pada tahun 1991 di Seri B di Padova, sejak tahun 1993 ia telah bermain di Juventus. Posisi yang ia isikan biasanya adalah posisi penyerang atau gelandang serang. Del Piero dikenal mempunyai dribble yang baik, serta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=75&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/ima.jpg?w=101&#038;h=135" alt="" title="" width="101" height="135" class="aligncenter size-full wp-image-76" /></p>
<p>Alessandro &#8220;ALE&#8221; Del Piero (lahir pada 9 November 1974 di Conegliano,Veneto) adalah seorang pemain sepak bola asal Italia. Memulai karir pada tahun 1991 di Seri B di Padova<span id="more-75"></span>, sejak tahun 1993 ia telah bermain di Juventus. Posisi yang ia isikan biasanya adalah posisi penyerang atau gelandang serang. Del Piero dikenal mempunyai dribble yang baik, serta ahli dalam bola-bola mati. Meskipun seorang penyerang, ia lebih berperan sebagai pencipta serangan daripada penyelesai serangan.namun demikian bukan berarti dia tidak pernah menjadi pencetak gol terbanyak. Buktinya pada musim 2007-2008, pemain ganteng ini menjadi Tops Skor Liga Italia (Capocanonieri/pencetak gol terbanyak). pada 10 Januari 2006 ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah bagi Juventus setelah mengoleksi 199 gol dalam 13 tahun sebagai pemain Juventus. Suami dari Sonia Amoruso ini pernah dilirik oleh Arsenal, tetapi ia memilih tetap membela Juventus yang karena skandal suap dihukum terdegradasi ke Serie B. Alessandro Del Piero juga terkenal karena tendangan bebasnya. Dia adalah kapten dan pemain yang paling di favoritkan masyarakat Turin. Walau dia bukan kelahiran Turin tapi dia adalah idola bagi kebanyakan masyarakat Turin. Del Piero juga turut membantu timnas Italia memenangkan Piala Dunia 2006 lalu dengan sebuah golnya ke gawang Jerman yang membuat Italia unggul 2-0 atas tim tuan rumah.</p>
<p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://qply09.wordpress.com/2009/02/25/allessandro-del-piero/"><img src="http://img.youtube.com/vi/1-nO6xFVPJk/2.jpg" alt="" /></a></span><br />
Informasi pribadi<br />
Nama lengkap: 	Alessandro Del Piero<br />
Tanggal lahir :	9 November 1974 (umur 34)<br />
Tempat lahir  :  	Conegliano Veneto (TV), Italia<br />
Tinggi :	1.73 m (5 ft 8 in)[1]<br />
Posisi bermain :	Penyerang<br />
Informasi klub<br />
Klub saat ini :	Juventus<br />
Nomor :	10<br />
Klub junior<br />
1981–1988<br />
1988–1991: 	San Vendemiano<br />
Padova<br />
Klub senior1<br />
Tahun 	Klub 	Tampil (Gol)<br />
1991–1993<br />
1993– 	Padova<br />
Juventus 	014 00(1)<br />
403 (175)<br />
Tim nasional2<br />
1995– 	Italia 	085 0(27)</p>
<p>1 Penampilan dan gol di klub senior<br />
hanya dihitung dari liga domestik dan<br />
akurat per 17 Mei 2008.<br />
2 Penampilan dan gol di tim nasional<br />
akurat per 8 September 2007.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=75&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/25/allessandro-del-piero/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/ima.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>peralatan mancing..</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/peralatan-mancing/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/peralatan-mancing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 12:54:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Membicarakan olah raga mancing, ada beberapa peraturan dalam hal memancing ikan. Salah satu dari aturan tersebut mengharuskan pemancing untuk menggunakan piranti (alat) untuk menangkap ikan. IGFA (International Game Fishing Association) adalah sebuah asosiasi internasional dalam olahraga mancing yang membuat peraturan-peraturan tsb. Piranti yang harus digunakan oleh pemancing pada kegiatan mereka adalah joran dan penggulung kenur. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=61&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/peralatan-mancing/"><img src="http://img.youtube.com/vi/jWSz4jeC_mc/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Membicarakan olah raga mancing, ada beberapa peraturan dalam hal memancing ikan. Salah satu<span id="more-61"></span> dari aturan tersebut mengharuskan pemancing untuk menggunakan piranti (alat) untuk menangkap ikan. IGFA (International Game Fishing Association) adalah sebuah asosiasi internasional dalam olahraga mancing yang membuat peraturan-peraturan tsb. Piranti yang harus digunakan oleh pemancing pada kegiatan mereka adalah joran dan penggulung kenur. Pemilihan piranti apa yang akan dipakai bergantung pada tehnik memancing yang sesuai dengan keinginan pemancing.Joran dan penggulung kenur adalah merupakan piranti yang dibutuhkan oleh pemancing untuk melakukan olahraga mancing. Joran adalah tangkai pancing yang lentur dengan panjang tertentu yang digunakan untuk menarik kenur. Sedangkan penggulung kenur adalah alat yang digunakan untuk menggulung kenur, dan di gandengkan bersama dengan joran. Dibawah ini beberapa jenis joran dan penggulung yang dapat anda jumpai pada sebuah toko pancing:</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=61&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/peralatan-mancing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fishing Videos</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/fishing-videos/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/fishing-videos/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 12:08:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Pantai Marina merupakan lokasi wisata yang cukup terkenal di Kota Semarang. Sudah dapat dipastikan jika hari Minggu dan hari libur nasional objek wisata pantai ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal dan juga beberapa wisatawan mancanegara. Namun akhir-akhir ini objek wisata ini setiap hari mendapat serangan yang cukup seru dari beberapa mania yang gemar memancing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=49&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/i2.jpg?w=113&#038;h=150" alt="" title="" width="113" height="150" class="aligncenter size-full wp-image-52" /></p>
<p>Pantai Marina merupakan lokasi wisata yang cukup terkenal di Kota Semarang. Sudah dapat dipastikan<span id="more-49"></span> jika hari Minggu dan hari libur nasional objek wisata pantai ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal dan juga beberapa wisatawan mancanegara.<br />
Namun akhir-akhir ini objek wisata ini setiap hari mendapat serangan yang cukup seru dari beberapa mania yang gemar memancing dengan teknik casting dengan umpan minnow. Boleh diambil perumpamaan bahwa Pantai Marina sedang menjadi medan pertempuran bagi mania dengan tehnik casting yang mengambil waktu di saat fajar menyingsing. Awalnya tidak banyak mania yang mengenal teknik mancing dengan cara casting menggunakan umpan minnow dan biasanya hampir semua mania Semarang menggunakan umpan hidup (udang atau lengki serta cumi) untuk memancing. Seperti yang dituturkan beberapa mania yang Mancing Mania (MM) temui mereka semua mengatakan belum mencoba bagaimana nikmatnya memakai umpan minnow dan apakah ikan mau makan umpan ini?<br />
Begitulah komentar para sejumlah mania. Namun setelah dijelaskan bahwa umpan minnow bisa untuk memancing dan mendapatkan ikan dengan memberikan bukti-bukti foto mania yang berhasil menggaet ikan dengan ukuran yang cukup besar, akhirnya ada juga mania yang mencoba teknik mancing dengan cara casting dengan menggunakan minnow dan lokasi yang dipilih pun adalah Pantai Marina.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/fishing-videos/"><img src="http://img.youtube.com/vi/wL3pwBvBwC4/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu, layaknya serdadu yang akan menuju kehasil tangkapan medan pertempuran, para mania sebelum matahari terbit sudah berkumpul di Pantai Marina lengkap dengan senjata (joran) masing-masing. Satu persatu mereka terlihat sedang menset alat pancingannya dan menuju ke hotspot yang mereka inginkan, tak lupa pula ‘peluru, ( minnow) yang disiapkan telah terpasang dan menuju ke sasaran di dalam laut.<br />
Bagaikan ikan kecil yang ketakutan, minnow meliuk-liuk mengundang selera makan ikan-ikan predator. Sambil menahan dinginnya udara para mania terus melempar dan menggulung ril secara cepat begitu juga melempar joran dengan minnow berulang-ulang. Salah satu mania yang MM temui bernama Helmy, mengatakan “Mancing dengan teknik casting harus membutuhkan stamina yang fit dan banyak manfaat yang bisa diambil, selain memancing juga bisa olah raga” begitulah komentarnya.<br />
Beberapa penggemar mancing casting pun berpendapat yang sama dan satu lagi dengan teknik casting mengunakan minnow kita tidak perlu repot-repot lagi untuk membeli udang atau cumi, itulah pendapat Bayu salah satu penggemar casting yang tinggal di Gombel Lama Semarang ini. Sebelum mengenal minnow Bayu jika ingin memancing harus repot membeli udang, beruntung jika udang yang diinginkan ada kalau habis tentu batal rencana mancingnya.<br />
Menjelang matahari menampakkan sinarnya, joran yang dipegang Bayu pun mengangguk-angguk pertanda minnownya telah mengenai sasaran. Dengan sigap Bayu menghentakkan jorannya saat strike. Ikan di ujung sana langsung berontak ingin melepaskan diri, namun Bayu lebih cepat menarik sehingga ikan itupun sudah tak berdaya lagi. Namun sayang ketika hampir mencapai pinggiran, ikan itu tersangkut oleh kenur pemancing lainnya yang putus dan setelah ditarik ternyata belum juga terangkat, sehingga dengan terpaksa Bayu menyebur ke laut yang dalamnya hampir sebatas pinggang orang dewasa untuk mengambil ikan.<br />
Dan jadilah ia berbasah ria demi ikan kakap merah yang berukuran sekitar 1 kg. Memang praktis memancing dengan teknik casting menggunakan umpan minnow, namun tidak mudah juga mempopulerkan teknik ini di kalangan para mania yang terbiasa menggunakan umpan hidup. Pertama kali saya menggunakan minnow beberapa rekan saya menertawakan dan berkomentar masa mancing di pinggir pantai pakai umpan ikan-ikanan (minnow), di tengah sana kalo mau mancing pakai umpan itu, selorohnya sambil tertawa. Tapi saya hanya diam dan meneruskan memancing casting, saat ini tidak apa-apa saya diejek nanti akan saya buktikan kalau minnow akan populer di kalangan mania. dam penahan ombak<br />
Dam penahan ombak<br />
Selain di Pantai Marina kawasan yang sering disambangi oleh mania Semarang adalah Dam penahan ombak yang terletak di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Dam di lokasi tersebut ada dua yaitu Dam Hijau dan Dam Merah. Kedua Dam tersebut sering menjadi lokasi perburuan para mania Semarang, namun haruslah ekstra hati-hati bila ingin memancing di Dam karena jika ada ombak yang cukup besar bisa membahayakan para mania. Jadi harus tahu dulu kondisi laut jika ingin casting di dam tersebut.<br />
Dam ini juga menyimpan potensi untuk memancing casting karena posisi yang agak ke tengah laut dan memungkinkan ikan-ikan banyak yang menjadikan dam ini sebagai sarang atau rumah ikan karena batu-batu yang runtuh menjadi karang dan ikan karang seperti kerapu, kakap dan ikan karang lain seringkali terpancing oleh para mania.Untuk casting dengan minnow di lokasi ini sangat memungkinkan sekali karena tidak begitu dalam dan juga ikan predator banyak yang bermunculan.<br />
Menurut nelayan setempat ikan barakuda dan kakap putih pun selalu didapat oleh para mania. Dari informasi ini kami mencoba casting di dam. Kurang lebih 15 menit dari dermaga sampailah di dam merah yang menjadi lokasi pertama kami. Setelah turun dari perahu dimulailah casting dengan minnow karena angin dan ombak yang cukup besar kami harus berhati-hati saat melempar minnow. Berulang-ulang melempar namun hasil masih nihil, setelah kurang lebih dua jam casting kami memutuskan untuk kembali ke dermaga. Walaupun tidak menghasilkan ikan sebagai buruan kami namun dengan memancing casting kami dapat manfaat ganda selain mancing juga bisa olah raga dan inilah yang dinamakan sport fishing</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=49&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/19/fishing-videos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/i2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Memancing Di Laut</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/teknik-memancing-di-laut/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/teknik-memancing-di-laut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 12:05:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[1. BOTTOM FISHING (Mancing dasar/jebluk): Memancing dari atas perahu yang di jangkar diatas lokasi yang dianggap potensial seperti gugusan karang, tubiran, dll. Menggunakan pemberat (umumnya terbuat dari timah) untuk menenggelamkan umpan sampai ke dasar laut. Umpan yang umum dipakai antara lain udang, ikan hidup, irisan daging ikan, cacing laut, dll. Anda dapat menggunakan type piranti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=36&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/bot.jpg?w=120&#038;h=142" alt="" title="" width="120" height="142" class="aligncenter size-full wp-image-37" /></p>
<p>1. BOTTOM FISHING (Mancing dasar/jebluk): Memancing dari atas perahu<span id="more-36"></span> yang di jangkar diatas lokasi yang dianggap potensial seperti gugusan karang, tubiran, dll. Menggunakan pemberat (umumnya terbuat dari timah) untuk menenggelamkan umpan sampai ke dasar laut. Umpan yang umum dipakai antara lain udang, ikan hidup, irisan daging ikan, cacing laut, dll. Anda dapat menggunakan type piranti yang sesuai dengan keinginan. Pada lokasi yang berpotensi ikan besar, sebaiknya menggunakan type conventional. Anda akan mempunyai tali pancing yang cukup panjang dan juga kelas kenur menengah dengan menggunakan type conventional. Sedangkan untuk ikan yang lebih kecil akan lebih mengasyikan jika menggunakan type spinning atau baitcasting.</p>
<p>2. JERKING (Mancing hentak/ngotrek): Sama halnya pada mancing dasar, perbedaanya terletak pada umpan yang dipakai. Mancing ngotrek menggunakan umpan tiruan yang diberi pemberat agar dapat tenggelam sampai ke dasar laut. Dan umpan tsb biasanya menyerupai ikan kecil, cacing, udang, dll. Melempar umpan dan lalu mengulur kenur sampai umpan sampai ke dasar laut, lalu gulung kenur sambil menggerakan joran untuk menciptakan gerakan kepada umpan agar terlihat seperti hidup. Setelah umpan sampai dipermukaan tenggelamkan umpan kembali, lalu gulung lagi. Demikian berulang-ulang sampai ada ikan yang menyambar umpan tsb. Piranti yang umum dipakai adalah jenis spinning, baitcasting dan conventional.</p>
<p>3. KITE FISHING (Mancing menggunakan layang-layang): Memancing dari perahu dengan menggunakan layang-layang untuk menjauhkan umpan pada jarak tertentu. Dan juga untuk menjaga umpan agar tetap berada di permukaan air, karena tehnik ini biasanya di lakukan untuk menangkap ikan-ikan permukaan (palagis). Beberapa pemancing bahkan menggunakan jerat untuk menangkap ikan. Piranti yang biasanya dipakai adalah jenis spinning, dan disamping menggunakan layang-layang dapat pula memakai balon.</p>
<p>4. DRIFTING (Mancing berhanyut): Dapat diartikan menghanyutkan umpan atau perahu, keduanya akan menimbulkan efek yang sama. Umpan yang paling baik digunakan adalah umpan hidup dengan menggunakan piranti jenis spinning, baitcasting atau conventional. Ada pula pemancing yang melakukan hal ini untuk menemukan gugusan karang yang dikelilingi oleh ikan-ikan pancingan. Setelah ada yang menyambar umpan, biasanya jangkar di lemparkan dilokasi tersebut.</p>
<p>5. TROLLING (Mancing tonda): Menggunakan umpan hidup atau segar dan juga umpan tiruan adalah umum pada tehnik ini. Biasanya umpan di hela di belakang perahu yang bergerak maju pada kecepatan tertentu. Dianjurkan untuk menggunakan piranti conventional, karena ikan target biasanya ikan-ikan yang berukuran besar.</p>
<p>6. POPPING (Mancing dengan popper): Menggunakan umpan tiruan yang disebut POPPER, yang dilemparkan pada jarak tertentu untuk kemudian kenur digulung sehingga umpan bergerak dipermukaan sambil menimbulkan cipratan serta suara deburan yang mengundang predator. Teknik ini efektif dilakukan jika ikan buruan bermain dipermukaan. Piranti yang digunakan umumnya jenis Baitcasting dan Spinning.</p>
<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/a.jpg?w=135&#038;h=101" alt="" title="" width="135" height="101" class="aligncenter size-full wp-image-38" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=36&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/teknik-memancing-di-laut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/bot.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rawa Pening&#8230;Surga Pemancing</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/rawa-peningsurga-pemancing/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/rawa-peningsurga-pemancing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 11:54:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Taman Wisata Rawa Pening terdapat di daerah Kota Ungaran, Kabupaten Semarang. Rawa Pening terbilang objek wisata yang masih perawan. Udaranya sejuk, tidak terlalu ramai dan relatif masih bebas polusi. Hal ini dapat dimaklumi, mengingat lokasinya berada di kaki Gunung Ungaran, dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Rawa Pening yang luasnya sekitar 2.670 hektar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=32&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>    <img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/pen.jpg?w=130&#038;h=90" alt="" title="" width="130" height="90" class="alignnone size-full wp-image-34" /></p>
<p>Taman Wisata Rawa Pening terdapat di daerah Kota Ungaran, Kabupaten Semarang. Rawa Pening terbilang objek wisata<span id="more-32"></span> yang masih perawan. Udaranya sejuk, tidak terlalu ramai dan relatif masih bebas polusi. Hal ini dapat dimaklumi, mengingat lokasinya berada di kaki Gunung Ungaran, dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.</p>
<p>Rawa Pening yang luasnya sekitar 2.670 hektar ini terletak di sisi jalan yang menghubungkan Bawen dan Salatiga. Rawa Pening yang sangat indah ini menurut cerita legenda berasal dari muntahan air bah dari bekas cabutan lidi Baru Klinting. Tempat wisata ini mudah dijangkau dengan angkutan umum maupun pribadi. Keindahannya yang mempesona, bukan hanya terlatak pada airnya yang bening dan sejuk, tapi masih banyak lagi dan bakal terus menarik perhatian Anda. Terdapat taman rekreasi yang indah, berhawa amat sejuk yang berada di atas sebuah bukit di tepi danau.</p>
<p>Waduk alam itu kini mempunyai beberapa area wisata, seperti Tlogo, Lopait, Bukit Cinta, Muncul dan Asinan. Loket Rawa Pening sudah mulai dibuka pukul 8.30 sampai 21.00. Pada pagi haripun Anda dapat berekreasi bersama keluarga di sini, karena telah disediakan taman yang asri di areal wisata tersebut sehingga sangat cocok untuk rekreasi bersama keluarga selain menikmati keindahan danaunya.</p>
<p>Kalau belum cukup, jelajahi hamparan air Rawa Pening dengan menggunakan perahu. Anda bisa berkeliling danau dan melihat dari dekat banyaknya hamparan Enceng Gondok(Eichornia Crassipes) dan kehidupan nelayan di Rawa Pening tersebut. Untuk menyewa perahu dengan kapasitas 10 sampai 15 orang ini anda dapat menyewanya seharga Rp 25.000/jam. Jadi apabila Anda sendirian atau rombongan Anda masih kurang dari 10, untuk hematnya lebih baik Anda menunggu orang lagi yang sama-sama ingin menaiki perahu tersebut.</p>
<p>Anda tidak usah kuatir akan kelaparan di kawasan Rawa Pening ini. Pasalnya, banyak restoran tersebar di daerah Tuntang ataupun Lopait. Kebanyakan dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, gardu pandang, tempat permainan anak dan lain-lain. Bahkan ketika malam hari banyak orang yang datang ke wisata Rawa Pening untuk menikmati sajian ikan bakar. Di areal luar taman banyak terdapat kedai dan rumah makan tradisional yang pada umumnya menyediakan menu ikan gurami bakar.</p>
<p>Kalau Anda merasa sayang dan enggan untuk menikmati semua keindahan disini hanya dalam sekejap, Anda bisa memilih tempat peristirahatan yang bertebaran di sana. Terdapat banyak villa, losmen, wisma, bungalow, pesanggrahan dan hotel. Bahkan beberapa di antara hotel-hotel itu sudah memiliki fasilitas untuk berbagai keperluan seperti konvensi, seminar, rapat, lokakarya dan penataran. Anda punya begitu banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.</p>
<p>Kalau ingin melemaskan otot-otot, juga bisa mencoba pijat di panti-panti pijat yang tersebar mengisi hampir seluruh kawasan Rawa Pening. Tetapi yang paling penting dan yang tidak pernah ketinggalan dari lokasi wisata manapun, di sini juga terdapat pasar yang menjajakan hasil-hasil bumi khas daerah seperti buah dan sayuran segar yang sangat cocok buat oleh-oleh.</p>
<p>Bagi anda yang hobi fotografi, Rawa Pening adalah surga Anda. Keindahan di rawa ini sangatlah unik, terutama di pagi hari pada saat sunrise. Sangat disarankan Anda datang kesini sejak jam 5.00 pagi pada saat sunrise. Dengan menunggu di dermaga tepi danau, Anda dapat memotret keindahan panorama Rawa Pening dari awal-awal terbitnya matahari. Konon suasana pagi di sini sangat misterius dan mistis, begitu indah untuk diabadikan lewat sebuah kamera.</p>
<p>Menjelang pagi anda dapat melanjutkan hunting kegiatan foto Anda dengan menaiki kapal yang disewakan di dermaga. Pada saat pagi seperti ini, para nelayan disana sedang aktif menjala dan mencari ikan di danau yang banyak terdapat eceng gondok tersebut. Anda dapat menjadikannya salah satu objek foto yang menawan. Rawa Pening ini sangatlah luas sehingga seringkali waktu mengambil gambar, Anda akan merasa lupa waktu bahkan mungkin tidak akan terasa kalau matahari sudah bersinar tepat di atas. Tunggu apa lagi, siapkan kamera Anda dan berburulah view yang terbaik dari Rawa Pening!</p>
<p>Taman Wisata Rawa Pening terdapat di daerah Kota Ungaran, Kabupaten Semarang. Rawa Pening terbilang objek wisata yang masih perawan. Udaranya sejuk, tidak terlalu ramai dan relatif masih bebas polusi. Hal ini dapat dimaklumi, mengingat lokasinya berada di kaki Gunung Ungaran, dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.</p>
<p>Rawa Pening yang luasnya sekitar 2.670 hektar ini terletak di sisi jalan yang menghubungkan Bawen dan Salatiga. Rawa Pening yang sangat indah ini menurut cerita legenda berasal dari muntahan air bah dari bekas cabutan lidi Baru Klinting. Tempat wisata ini mudah dijangkau dengan angkutan umum maupun pribadi. Keindahannya yang mempesona, bukan hanya terlatak pada airnya yang bening dan sejuk, tapi masih banyak lagi dan bakal terus menarik perhatian Anda. Terdapat taman rekreasi yang indah, berhawa amat sejuk yang berada di atas sebuah bukit di tepi danau.</p>
<p>Waduk alam itu kini mempunyai beberapa area wisata, seperti Tlogo, Lopait, Bukit Cinta, Muncul dan Asinan. Loket Rawa Pening sudah mulai dibuka pukul 8.30 sampai 21.00. Pada pagi haripun Anda dapat berekreasi bersama keluarga di sini, karena telah disediakan taman yang asri di areal wisata tersebut sehingga sangat cocok untuk rekreasi bersama keluarga selain menikmati keindahan danaunya.</p>
<p>Kalau belum cukup, jelajahi hamparan air Rawa Pening dengan menggunakan perahu. Anda bisa berkeliling danau dan melihat dari dekat banyaknya hamparan Enceng Gondok(Eichornia Crassipes) dan kehidupan nelayan di Rawa Pening tersebut. Untuk menyewa perahu dengan kapasitas 10 sampai 15 orang ini anda dapat menyewanya seharga Rp 25.000/jam. Jadi apabila Anda sendirian atau rombongan Anda masih kurang dari 10, untuk hematnya lebih baik Anda menunggu orang lagi yang sama-sama ingin menaiki perahu tersebut.</p>
<p>Anda tidak usah kuatir akan kelaparan di kawasan Rawa Pening ini. Pasalnya, banyak restoran tersebar di daerah Tuntang ataupun Lopait. Kebanyakan dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, gardu pandang, tempat permainan anak dan lain-lain. Bahkan ketika malam hari banyak orang yang datang ke wisata Rawa Pening untuk menikmati sajian ikan bakar. Di areal luar taman banyak terdapat kedai dan rumah makan tradisional yang pada umumnya menyediakan menu ikan gurami bakar.</p>
<p>Kalau Anda merasa sayang dan enggan untuk menikmati semua keindahan disini hanya dalam sekejap, Anda bisa memilih tempat peristirahatan yang bertebaran di sana. Terdapat banyak villa, losmen, wisma, bungalow, pesanggrahan dan hotel. Bahkan beberapa di antara hotel-hotel itu sudah memiliki fasilitas untuk berbagai keperluan seperti konvensi, seminar, rapat, lokakarya dan penataran. Anda punya begitu banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.</p>
<p>Kalau ingin melemaskan otot-otot, juga bisa mencoba pijat di panti-panti pijat yang tersebar mengisi hampir seluruh kawasan Rawa Pening. Tetapi yang paling penting dan yang tidak pernah ketinggalan dari lokasi wisata manapun, di sini juga terdapat pasar yang menjajakan hasil-hasil bumi khas daerah seperti buah dan sayuran segar yang sangat cocok buat oleh-oleh.</p>
<p>Bagi anda yang hobi fotografi, Rawa Pening adalah surga Anda. Keindahan di rawa ini sangatlah unik, terutama di pagi hari pada saat sunrise. Sangat disarankan Anda datang kesini sejak jam 5.00 pagi pada saat sunrise. Dengan menunggu di dermaga tepi danau, Anda dapat memotret keindahan panorama Rawa Pening dari awal-awal terbitnya matahari. Konon suasana pagi di sini sangat misterius dan mistis, begitu indah untuk diabadikan lewat sebuah kamera.</p>
<p>Menjelang pagi anda dapat melanjutkan hunting kegiatan foto Anda dengan menaiki kapal yang disewakan di dermaga. Pada saat pagi seperti ini, para nelayan disana sedang aktif menjala dan mencari ikan di danau yang banyak terdapat eceng gondok tersebut. Anda dapat menjadikannya salah satu objek foto yang menawan. Rawa Pening ini sangatlah luas sehingga seringkali waktu mengambil gambar, Anda akan merasa lupa waktu bahkan mungkin tidak akan terasa kalau matahari sudah bersinar tepat di atas. Tunggu apa lagi, siapkan kamera Anda dan berburulah view yang terbaik dari Rawa Pening!</p>
<p>Taman Wisata Rawa Pening terdapat di daerah Kota Ungaran, Kabupaten Semarang. Rawa Pening terbilang objek wisata yang masih perawan. Udaranya sejuk, tidak terlalu ramai dan relatif masih bebas polusi. Hal ini dapat dimaklumi, mengingat lokasinya berada di kaki Gunung Ungaran, dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.</p>
<p>Rawa Pening yang luasnya sekitar 2.670 hektar ini terletak di sisi jalan yang menghubungkan Bawen dan Salatiga. Rawa Pening yang sangat indah ini menurut cerita legenda berasal dari muntahan air bah dari bekas cabutan lidi Baru Klinting. Tempat wisata ini mudah dijangkau dengan angkutan umum maupun pribadi. Keindahannya yang mempesona, bukan hanya terlatak pada airnya yang bening dan sejuk, tapi masih banyak lagi dan bakal terus menarik perhatian Anda. Terdapat taman rekreasi yang indah, berhawa amat sejuk yang berada di atas sebuah bukit di tepi danau.</p>
<p>Waduk alam itu kini mempunyai beberapa area wisata, seperti Tlogo, Lopait, Bukit Cinta, Muncul dan Asinan. Loket Rawa Pening sudah mulai dibuka pukul 8.30 sampai 21.00. Pada pagi haripun Anda dapat berekreasi bersama keluarga di sini, karena telah disediakan taman yang asri di areal wisata tersebut sehingga sangat cocok untuk rekreasi bersama keluarga selain menikmati keindahan danaunya.</p>
<p>Kalau belum cukup, jelajahi hamparan air Rawa Pening dengan menggunakan perahu. Anda bisa berkeliling danau dan melihat dari dekat banyaknya hamparan Enceng Gondok(Eichornia Crassipes) dan kehidupan nelayan di Rawa Pening tersebut. Untuk menyewa perahu dengan kapasitas 10 sampai 15 orang ini anda dapat menyewanya seharga Rp 25.000/jam. Jadi apabila Anda sendirian atau rombongan Anda masih kurang dari 10, untuk hematnya lebih baik Anda menunggu orang lagi yang sama-sama ingin menaiki perahu tersebut.Dan lebih asik algi sambil memancing ikan tawar yang banyak daan bermacam-macam ekosistemnya.</p>
<p>Anda tidak usah kuatir akan kelaparan di kawasan Rawa Pening ini. Pasalnya, banyak restoran tersebar di daerah Tuntang ataupun Lopait. Kebanyakan dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, gardu pandang, tempat permainan anak dan lain-lain. Bahkan ketika malam hari banyak orang yang datang ke wisata Rawa Pening untuk menikmati sajian ikan bakar. Di areal luar taman banyak terdapat kedai dan rumah makan tradisional yang pada umumnya menyediakan menu ikan gurami bakar.</p>
<p>Kalau Anda merasa sayang dan enggan untuk menikmati semua keindahan disini hanya dalam sekejap, Anda bisa memilih tempat peristirahatan yang bertebaran di sana. Terdapat banyak villa, losmen, wisma, bungalow, pesanggrahan dan hotel. Bahkan beberapa di antara hotel-hotel itu sudah memiliki fasilitas untuk berbagai keperluan seperti konvensi, seminar, rapat, lokakarya dan penataran. Anda punya begitu banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.</p>
<p>Kalau ingin melemaskan otot-otot, juga bisa mencoba pijat di panti-panti pijat yang tersebar mengisi hampir seluruh kawasan Rawa Pening. Tetapi yang paling penting dan yang tidak pernah ketinggalan dari lokasi wisata manapun, di sini juga terdapat pasar yang menjajakan hasil-hasil bumi khas daerah seperti buah dan sayuran segar yang sangat cocok buat oleh-oleh.</p>
<p>Bagi anda yang hobi fotografi, Rawa Pening adalah surga Anda. Keindahan di rawa ini sangatlah unik, terutama di pagi hari pada saat sunrise. Sangat disarankan Anda datang kesini sejak jam 5.00 pagi pada saat sunrise. Dengan menunggu di dermaga tepi danau, Anda dapat memotret keindahan panorama Rawa Pening dari awal-awal terbitnya matahari. Konon suasana pagi di sini sangat misterius dan mistis, begitu indah untuk diabadikan lewat sebuah kamera.</p>
<p>Menjelang pagi anda dapat melanjutkan hunting kegiatan foto Anda dengan menaiki kapal yang disewakan di dermaga. Pada saat pagi seperti ini, para nelayan disana sedang aktif menjala dan mencari ikan di danau yang banyak terdapat eceng gondok tersebut. Anda dapat menjadikannya salah satu objek foto yang menawan. Rawa Pening ini sangatlah luas sehingga seringkali waktu mengambil gambar, Anda akan merasa lupa waktu bahkan mungkin tidak akan terasa kalau matahari sudah bersinar tepat di atas. Tunggu apa lagi, siapkan kamera Anda dan berburulah view yang terbaik dari Rawa Pening!</p>
<p> <img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/rawa.jpg?w=116&#038;h=68" alt="" title="" width="116" height="68" class="alignright size-full wp-image-33" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=32&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/rawa-peningsurga-pemancing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/pen.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/rawa.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keindahan Laut Selain Memancing</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/keindahan-laut-selain-memancing/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/keindahan-laut-selain-memancing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 11:30:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Kanekaragaman biota laut. Beberapa taman laut itu adalah Kepulauan Seribu, Taman Laut Bunaken, Karimunjawa, Taman Laut Wakatobi, Takabonerate, dan Cenderawasih. Wisata taman laut itu menjadi salah satu tempat favorit diving. Taman Laut Pulau Seribu Namun akibat gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004 lalu, prospek wisata taman laut di tanah air belum memberikan kabar gembira [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=25&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/image1.jpg?w=130&#038;h=87" alt="" title="" width="130" height="87" class="aligncenter size-full wp-image-26" /></p>
<p>Kanekaragaman biota laut. Beberapa taman laut itu adalah<span id="more-25"></span> Kepulauan Seribu, Taman Laut Bunaken, Karimunjawa, Taman Laut Wakatobi, Takabonerate, dan Cenderawasih. Wisata taman laut itu menjadi salah satu tempat favorit diving.</p>
<p>Taman Laut Pulau Seribu<br />
Namun akibat gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004 lalu, prospek wisata taman laut di tanah air belum memberikan kabar gembira bagi para pelaku bisnis pariwisata, khususnya pemilik cottage atau resort. Karena kekhawatiran masih membayangi sejumlah turis baik lokal maupun mancanegara untuk berpergian ke sejumlah lokasi yang dekat dengan laut.</p>
<p>Sebut saja, Pulau Seribu yang terletak 45 km sebelah utara Jakarta ini mempunyai nilai konservasi yang tinggi karena keanekaragaman jenis dan ekosistemnya yang unik dan khas. Kepulaun Seribu mempunyai luas wilayah 1.180,80 ha (11,80 km2) dengan jumlah penduduk 15.600 jiwa, terdiri 105 pulau yang tersebar dalam 4 kelurahan.</p>
<p>Kondisi sumber daya alam di Pulau Seribu menyimpan potensi, terutama di sektor perikanan dan sektor pariwisata. Kegiatan wisata bahari telah dikembangkan di Kepulauan Seribu, seperti pemancingan, rekreasi laut dan pulau, sepeda air, diving (penyelaman), selancar angin dan snorkelling.</p>
<p>Di kawasan perairan Teluk Jakarta, akomodasi pariwisata berupa hotel dan cottage dapat mudah ditemui di pulau-pulau yang diperuntukkan bagi kegiatan wisata bahari, seperti Pulau Alam Kotok, Anyer, Bidadari, Bira Besar, Pantara, Matahari, Putri dan Sepa.</p>
<p>Kemudahan akses dari Jakarta melalui Pantai Marina Ancol ke Kepulauan Seribu, membuat industri wisata bahari di kepulauan tersebut meningkat cukup pesat. Dengan jarak waktu tempuh dari setengah hingga tiga jam menggunakan speed boat, kita dapat menikmati indahnya pemandangan laut di Teluk Jakarta ini.</p>
<p>Namun dalam tiga bulan terakhir ini sejak bencana tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), wisata bahari di Kepulauan Seribu juga terimbas dengan bencana dahsyat tersebut. Penurunan jumlah pengunjung yang cukup signifikan diakui oleh salah seorang pemandu wisata di sebuah resort di Kepulauan Seribu.</p>
<p>Sepinya pengunjung dirasakan terutama di hari-hari biasa, sedangkan menjelang liburan weekend, tingkat kunjungan turis ke Kepulauan Seribu secara perlahan-lahan mulai meningkat. Baru-baru ini, saat melakukan perjalanan ke sebuah Pulau Seribu yang lokasinya paling jauh dari Jakarta, terlihat lebih banyak turis mancanegara yang menghabiskan liburan akhir pekannya di salah satu resort di ujung Teluk Jakarta ini.</p>
<p>Misalnya Mrs Joo Hjun Heo, warga Korea Selatan yang bekerja di wilayah industri Cikarang ini mengaku berliburan bersama isteri dan dua anak mereka. Saat ditanya mengapa memilih menghabiskan weekend-nya di Pulau Seribu, Joo dengan singkat mengatakan keindahan yang ditawarkan dari pulau tersebut. Jernihnya air laut dan ikan-ikan yang berkeliaran di permukaan air menjadi daya tarik sendiri yang dapat ditemui di Pulau Seribu.</p>
<p>Belum lagi sejumlah aktifitas wisata bahari seperti diving, jet ski, canoeing, snorkelling dan pemancingan yang bisa ditawarkan pengelola resort Kepulauan Seribu. “Tapi dari semua itu, yang membuat kami datang ke Kepulauan Seribu adalah anak-anak kami bisa menikmati liburannya, terutama memiliki kesempatan memberikan makan ikan-ikan yang berkeliaran di permukaan air laut,” ujar Joo.</p>
<p>Fasilitas, aktifitas maupun keindahan laut yang tersedia memang menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi turis untuk mengunjungi Pulau Seribu. Namun dari semuanya itu, keramah-tamahan dari pengelola resort selaku tuan rumah juga menjadi dasar pertimbangan turis untuk mengunjungi lokasi wisata. Seperti turis asal Taiwan ini, Lie Hwa.</p>
<p>Datang bersama dengan dua temannya asal Indonesia yang menuntut ilmu di negaranya, Lie Hwa mengaku kunjungan kali ini merupakan kedua kalinya. “Saya sangat senang dengan pelayanan dan keramah-tamahan staf resort ini. Yang pasti tidak kalah dengan pelayanan di resort-resort yang ada di Bali. Saya suka itu,” ungkap Lie Hwa dalam bahasa Inggris yang terbata-bata.</p>
<p>Untuk saat ini, wisata bahari di Kepulauan Seribu lebih banyak dinikmati oleh turis mancanegara, khususnya Asia. Kurangnya promosi mungkin bisa dikatakan alasan yang paling tepat mengapa turis lokal jarang menghabiskan liburannya di Kepulauan Seribu. Selain itu, pencemaran di sejumlah pulau-pulau yang dekat dengan Jakarta, membuat keindahan taman laut semakin rusak dan tidak terjaga lagi.</p>
<p>Terumbu-terumbu karang yang indah diambil oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk dijual dengan harga tinggi di kota-kota besar menjadi faktor utama rusaknya keindahan laut di Teluk Jakarta ini. Coba perhatikan di sejumlah pusat perbelanjaan di ibukota belakangan ini, anda akan dengan mudah menemui sejumlah counter yang menjual aquarium yang dihiasi dengan terumbu karang dan ikan-ikan laut.</p>
<p>Pembangunan resort dan ramainya turis yang mengunjungi resort tersebut juga menjadi alasan lain rusaknya terumbu-terumbu karang. Apapun alasannya dan tanpa menyalahkan siapapun, kita semuanya mestinya menjaga dan memelihara kekayaan laut. Kepedulian akan lingkungan dan kelangsungan hidup biota laut, serta unsur saling memiliki sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian alam semesta ini.</p>
<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/imas.jpg?w=130&#038;h=86" alt="" title="" width="130" height="86" class="aligncenter size-full wp-image-27" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=25&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/keindahan-laut-selain-memancing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/image1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/imas.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Step by step Of mancing</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/step-by-step-of-mancing/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/step-by-step-of-mancing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 03:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/step-by-step-of-mancing/</guid>
		<description><![CDATA[Memancing ikan di kolam atau empang adalah salah satu hobi yang umumnya digemari para pria, baik yang masih lajang maupun berkeluarga. Selain asyik dan santai untuk dijadikan kegiatan saat libur, siapa tahu beruntung mendapatkan ikan cukup besar untuk dibawa pulang? Secara awam, memancing ikan terlihat mudah saja. Tinggal lemparkan kail yang telah diberi umpan, biarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=23&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_21" class="wp-caption aligncenter" style="width: 132px"><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images.jpg?w=122&#038;h=81" alt="Bapake sopo Lagi Mancing ..." title="" width="122" height="81" class="size-full wp-image-21" /><p class="wp-caption-text">Bapake sopo Lagi Mancing ...</p></div>
<p>Memancing ikan di kolam atau empang adalah salah satu hobi <span id="more-23"></span>yang umumnya digemari para pria, baik yang masih lajang maupun berkeluarga. Selain asyik dan santai untuk dijadikan kegiatan saat libur, siapa tahu beruntung mendapatkan ikan cukup besar untuk dibawa pulang?</p>
<p>Secara awam, memancing ikan terlihat mudah saja. Tinggal lemparkan kail yang telah diberi umpan, biarkan ikan memakan umpan, lalu angkat. Padahal kenyataannya tidak seperti itu, karena memancing juga perlu keahlian khusus.</p>
<p>Teknik memancing yang baik, sangat diperlukan, apalagi jika Anda ingin ikut lomba. Berlatihlah dan pengalaman akan mengajarkan Anda teknik yang benar dan efektif. Berikut beberapa trik yang bisa Anda ikuti:</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/step-by-step-of-mancing/"><img src="http://img.youtube.com/vi/lDQ1GAZZk6E/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Melontar Umpan</p>
<p>1. Lontaran umpan ternyata kunci sukses memancing. Pastikan lontaran jatuh pada titik yang sama dengan titik yang telah diberi umpan pengebom (umpan yang disebar tanpa kail). Lontaran ke arah sembarang, sama saja mengoper bola ke arah lapangan kosong.</p>
<p>2. Atur pegangan tangan tepat di gagang joran, di mana ril duduk. Buka kawat pengaman ril (Bail Arm) dan tahan kenur dengan jari telunjuk.</p>
<p>3. Pegang joran tegak lurus searah badan, arahkan mata ke titik tempat jatuhnya umpan. Gerakkan joran dengan gerakan siku ke arah depan hingga kenur tegak lurus dengan air, ayunkan umpan ke arah belakang.</p>
<p>4. Bila Anda masih ragu, gerakkan joran kembali ke depan. Kembali ayunkan umpan ke belakang, dengan menggerakkan joran lurus dengan kepala.</p>
<p>5. Saat umpan terayun ke belakang, lontarkan umpan bersamaan dengan arah balik ayunan umpan ke depan dengan gaya seperti menyabet dengan joran, jangan lupa melepas kenur yang tadi Anda tahan dengan jari.</p>
<p>6. Bila gerakan dilakukan secara benar, Anda tak akan kecewa dengan hasil lontaran, berlatihlah terus hingga dirasa telah cukup.</p>
<p>7. Untuk lemparan yang dekat, Anda cukup mengayunkan umpan tanpa sabetan joran, kemudian arahkan umpan ke tempat yang di tuju.</p>
<p>Catatan:<br />
Tempat-tempat yang cocok dijadikan titik potensial (hotspot), misalnya:<br />
- Tempat terdalam pada bagian empang yang rata, sisir dengan pelampung, jika ada satu bagian terdalam maka jadikan sebagai titik potensial.<br />
- Daerah pertengahan kolam yang terdapat pancuran air.<br />
- Daerah kolam di tempat masuk atau keluarnya air, juga daerah di mana terdapat patok bambu penyangga pipa pancuran air.<br />
- Pinggir kolam yang dasarnya menjorok ke daratan (bentuk gua) atau yang banyak tanaman rambat yang menjuntai ke air. Dan masih banyak lagi ciri-ciri tempat yang baik untuk dijadikan hotspot.</p>
<p>Isyarat Pelampung</p>
<p>Perlu diperhatikan, tiap ikan mas tidak ada yang sama cara makannya. Perbedaan ini menghasilkan gerakan pelampung yang berbeda pula.</p>
<p>Ikan berukuran 1 kg (disebut ikan rame) biasanya makan dengan cara yang kasar, pelampung akan langsung tenggelam saat umpan disambar, segera gentakkan joran.</p>
<p>Untuk ikan mas yang besar atau yang makannya terlalu penakut, gerakan pelampung mungkin hanya sekali saja, bila saat itu lengah, maka Anda hanya akan mendapatkan umpan habis termakan.</p>
<p>Berikut gerakan pelampung tanpa umpan termakan:</p>
<p>1. Ikan mas besar biasanya lebih waspada, ia akan makan umpan yang ada di depannya tetapi bila dirasa sesuatu menghalangi seperti mata kail, kenur dan lainnya, ikan tersebut akan menyemburkan kembali umpan. Sehingga gerakan ini akan menghasilkan satu gerak saja pada pelampung.</p>
<p>2. Diasumsikan pelampung yang Anda pakai terbuat dari bulu ayam merak. Bila pelampung dengan umpan di dasar air tegak lurus (pengukuran kedalamannya tepat), maka pelampung Anda akan naik satu ruas dari batas air. Dan bila jarak pelampung dengan umpannya miring (pengukuran kedalamannya dilebihkan), maka pelampung akan tenggelam satu ruas. Dua kondisi tadi menandai Anda untuk segera menggentak joran.</p>
<p>Isyarat pelampung berikut ini, jelas-jelas menandakan umpan sedang dimakan, dan Anda harus segera menggentak joran, diilustrasikan sebagai berikut :<br />
- Pelampung bergerak turun naik dengan cepat seperti gerakan mesin jahit : Anda harus segera menggentak joran!<br />
- Pelampung bergerak turun naik dengan cepat, kemudian menghilang: Gerakan pelampung ini juga menunjukkan bahwa umpan sedang dimakan.<br />
- Pelampung bergerak naik lalu tiba-tiba rebah kemudian terseret atau menghilang: Awas! Ikan sedang makan umpan.</p>
<p>Isyarat Kenur</p>
<p>Pada rangkaian glosor atau kenur bebas (free lining) lainnya, gerakan umpan yang dimakan ikan, getarannya langsung disalurkan ke kenur.<br />
- Setelah umpan dilontarkan, gulung kenur sedikit, taruhlah joran pada cagak joran (rod rest), atur kenur agar menegang namun janganlah terlalu kencang, agak kendor sedikit.<br />
- Perhatikan kenur yang memasuki air karena di sini getarannya dapat terlihat jelas.</p>
<p>Ada 2 kondisi Anda harus segera menggentak joran :<br />
1. Tanpa isyarat awal, tiba-tiba saja kenur terangkat dan bergerak menjauh.<br />
2. Kenur yang tegang tadi tiba-tiba menjadi kendor.</p>
<p>Keadaan lain yang dapat dideteksi, misalnya kenur bergerak-gerak mengencang dan mengendur, gerakan yang amat halus dan dapat dirasakan dengan memposisikan jari telunjuk pada kenur.</p>
<p>Pada keadaan ekstrim, joran turut tercebur ke air sehingga disarankan mengikatkan tali pengaman pada joran, bila memancing di danau atau perairan dalam.</p>
<p>Menggentak Joran</p>
<p>Agar ikan dapat terkait saat umpan dimakan, Anda perlu menggentak joran (strike), terutama bila menggunakan pelampung. Gerakan ini, dapat digolongkan sebagai gerakan refleks. Agar mendapatkan gerakan refleks, tangan Anda harus terus dilatih untuk segera meraih joran. Caranya:</p>
<p>1. Raih joran dengan memegangnya pada pangkal joran, tepat didudukan ril penggulung.</p>
<p>2. Posisi jari telunjuk ada di depan gagang penggulung, sedang jari lain dibelakangnya.</p>
<p>3. Gerakkan joran jauh ke arah belakang kepala secara cepat, usahakan jangan mengendurkan kenur, baca gerak ikan dan mulailah mengajarnya.</p>
<p>4. Gerak menggentak yang benar adalah melawan arah kenur. Pada lokasi alam, lontaran dapat jauh di arah kanan atau kiri. Bila lontaran arah ke kiri, gentakannya ke belakang kanan. Bila lontaran arah ke kanan, gentakannya ke belakang kiri. Bila memancing di empang pemancingan, lontaran umpan hanya ke arah depan, karena sebelah kanan dan kiri ditempati orang lain.</p>
<p>Menaklukkan Ikan</p>
<p>Menaklukkan ikan merupakan saat paling kritis, gerakan ikan yang berontak melebihi kekuatan putus kenur (breaking strength), sehingga dapat menyebabkan kenur putus.</p>
<p>1. Setel drag pada posisi setengah dari posisi mati (terkunci penuh) atau sesuai perkiraan, jangan biarkan drag dalam keadaan terkunci penuh.</p>
<p>2. Biarkan ikan melarikan kenur. Arahkan joran berlawanan dengan arah lari ikan. Bila ikan merubah arah, segera gulung ril Anda, coba menambah tekanan drag. Namun bila tenaga ikan masih besar, kurangi posisi drag dan biarkan ikan kembali melarikan kenur. Ubah segera posisi joran bila ikan berusaha lari ke arah lain.</p>
<p>3. Posisi joran harus selalu berlawanan dengan arah ikan. Jangan panik, lakukan gerakan tarik ulur ini secara sabar terutama untuk ikan yang berukuran besar.</p>
<p>4. Akibat daya lentur joran dan setelah beberapa kali tarik ulur, ikan akan menjadi lemah. Segera gulung kenur dengan gerakan memompa. Artinya gulung kenur dengan cepat dibarengi dengan menurunkan posisi joran ke arah air hingga sejajar.</p>
<p>5. Angkat joran dengan gerakan siku Anda, gulung kembali ril dengan cepat dengan teknik pemompaan.</p>
<p>6. Bila ikan telah dekat, Anda harus ekstra hati-hati terhadap gerakan tiba-tiba ikan yang berontak. Penting agar posisi drag ril Anda tidak terkunci penuh, sehingga kenur dapat dilarikan ikan bila ternyata masih mempunyai sisa tenaga.</p>
<p>7. Bila yang Anda kenai ternyata ikan berukuran super, maka perlawanan sebenarnya adalah saat ikan sudah dekat dengan Anda. Karateristik ikan mas yang besar, biasanya dari tengah kolam Anda dapat menariknya dengan mudah tapi terasa berat.</p>
<p>8. Gulung kenur secara hati-hati, gunakan perasaan saat menghadapi perlawanannya. Jangan berusaha melawannya bila ikan masih berontak, mainkan saja dengan hati-hati untuk mengurangi tenaganya yang besar.</p>
<p>9. Bila ikan telah mendongak, jangan gulung kenur, karena akan menyebabkan ikan kembali tenggelam dan melawan.</p>
<p>10. Tetap pertahankan posisi ikan yang telah mendongak tadi untuk mendekatkannya ke tepi kolam, melangkahlah mundur sehingga ikan dapat mudah diserok.</p>
<p>Menyerok Ikan</p>
<p>Cara yg benar menyerok ikan:</p>
<p>1. Bila ukuran ikan cukup besar, jangan mengangkat langsung dengan kenur atau joran, karena bibir ikan mas mudah robek, kenur bisa putus atau joran Anda patah.</p>
<p>2. Gunakan seser untuk mengangkatnya. Ikan yang menyerah biasanya badannya akan terguling atau bagian kepalanya telah mendongak keluar air, gerakannya pun sudah tidak liar.</p>
<p>3. Benamlan seser hingga benar-benar tenggelam, arahkan ikan ke seser, lalu serok dari bawah ikan.</p>
<p>Melepas Kail</p>
<p>Melepas kail yang menancap pada mulut ikan memang tugas pembantu (kedi), namun kadang ada saatnya Anda sendiri yang harus melakukannya.</p>
<p>1. Hati-hatilah saat melepaskan kail, karena kalau menancap pada tangan, akan sulit melepaskannya.</p>
<p>2. Gunakan lap untuk memegang badan ikan yang licin, biarkan ikan menggelepar pada serokan. Bila ikan terdiam, pegang ikan dengan tangan kiri, tekan agak keras bagian perut dengan jempol kiri Anda.</p>
<p>3. Ambil tang atau alat khusus pelepas kail (Disgorger), apabila tak ada, pegang kail yang menancap dengan jari telunjuk dan jempol kanan, lalu tarik kail mengikuti arah lengkungannya. Bila agak sulit, dorong kail sebelum mencoba membukanya lagi.</p>
<p>4. Bila kail tertelan terlalu dalam dan Anda tak membawa alat pelepas kail, carilah ranting pohon yang kira-kira masuk ke mulut ikan. Ikuti arah kenur pancing, lalu dorong kailnya hingga terlepas dan keluarkan kail berbarengan dengan ujung ranting yang yang masuk ke mulut ikan.</p>
<p>Bila Terjadi Kecelakaan:</p>
<p>Bila ada yang mengalami kecelakaan tertancap kail, tetaplah tenang jangan panik. Mintalah pertolongan medis di klinik pengobatan. Namun apabila pertolongan medis tidak ada, perhatikan sampai di mana kail menancap:</p>
<p>1. Apabila kail belum menembus, maka Anda dapat menariknya seperti biasa, namun bila kailnya tembus, arah tarikan untuk mengeluarkan adalah ke arah pangkal kail.</p>
<p>2. Lepaskan kenur yang mengikat kail, posisikan tubuh agar Anda mudah menariknya.</p>
<p>3. Teorinya, kail tidak ditarik keluar, melainkan diloloskan sehingga pangkalnya mengikuti arah luka tembus.</p>
<p>4. Bila ada tang potong, patahkan dahulu bagian pangkal tempat pengikat yang biasanya lebih besar dari batang. Kalau tak ada, Anda harus segera mencabutnya.</p>
<p>5. Alihkan perhatian teman yang tertancap kail, bisa dengan bantuan teman yang lain. Saat perhatianya teralih, dengan gerakan yang cepat loloskan kail dengan menarik bagian lengkung hingga kail tercabut.</p>
<p>6. Anda harus yakin, jangan sampai gagal pada tarikan pertama ini. Jika gagal, teman Anda akan lebih keras menjeritnya. Gunakan alkohol atau betadine untuk membersihkan bagian luka.</p>
<div id="attachment_22" class="wp-caption aligncenter" style="width: 133px"><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/image.jpg?w=123&#038;h=99" alt="Bapakee sopo iki..???" title="" width="123" height="99" class="size-full wp-image-22" /><p class="wp-caption-text">Bapakee sopo iki..???</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=23&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/12/step-by-step-of-mancing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bapake sopo Lagi Mancing ...</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/image.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bapakee sopo iki..???</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>How To Fishing</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 04:23:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Bait fishing is one of the easiest ways to catch fish. The approaches to catching fish are many&#8211;fly fishing, spinner fishing, jig fishing, trolling, and snagging to name a few—bait fishing is a good method for the beginning fisherman or fisherwoman. Bait fishing offers both simplicity and effectiveness for anglers. It is simple in that [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=10&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images2.jpg?w=88&#038;h=123" alt="" title="" width="88" height="123" class="aligncenter size-full wp-image-88" /></p>
<p>Bait fishing is one of the easiest ways to catch fish. The approaches to catching fish<span id="more-10"></span> are many&#8211;fly fishing, spinner fishing, jig fishing, trolling, and snagging to name a few—bait fishing is a good method for the beginning fisherman or fisherwoman. Bait fishing offers both simplicity and effectiveness for anglers. It is simple in that one only has to bait up a hook and throw the line in the water, and it is effective because the presence of live bait is a temptation that hardly any fish can resist!</p>
<p>It is said that if you give a man a fish he’ll eat for a day. If you teach him how to fish, however, he’ll eat for a lifetime. This article can help keep your belly full of fish for years to come!<br />

<a href='http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/images/' title='Fishing'><img width="124" height="93" src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images.jpeg?w=124&#038;h=93" class="attachment-thumbnail" alt="Funny Fishing" title="Fishing" /></a>
<a href='http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/images1/' title='Fishing'><img width="124" height="93" src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images1.jpeg?w=124&#038;h=93" class="attachment-thumbnail" alt="Funny Fishing" title="Fishing" /></a>
<a href='http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/images2/' title='images2'><img width="124" height="93" src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images2.jpeg?w=124&#038;h=93" class="attachment-thumbnail" alt="images2" title="images2" /></a>
<a href='http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/s/' title='s'><img width="69" height="96" src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/s.jpeg?w=69&#038;h=96" class="attachment-thumbnail" alt="s" title="s" /></a>
<a href='http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/s1/' title='s1'><img width="69" height="96" src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/s1.jpeg?w=69&#038;h=96" class="attachment-thumbnail" alt="s1" title="s1" /></a>
<a href='http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/images1-2/' title='images1'><img width="68" height="96" src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images1.jpg?w=68&#038;h=96" class="attachment-thumbnail" alt="images1" title="images1" /></a>
<a href='http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/images2-2/' title='images2'><img width="68" height="96" src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images2.jpg?w=68&#038;h=96" class="attachment-thumbnail" alt="images2" title="images2" /></a>
<br />
Steps</p>
<p>   1. Choose a fishing location. Make sure to fish in water that actually has fish in it. If there aren’t any fish, you aren’t going to catch anything. Many newspapers have local fishing reports that will list locations and tell you what fish, if any, are biting and what they’re biting on. You can also ask around at angling shops, marinas and camping supply stores in the area.<br />
   2. Choose your bait, and your hooks. Once you have some idea of what fish you’re looking to catch and what they’re eating, you can pick the right bait. You need hooks that will FIT INTO the fish&#8217;s mouth. #1 hooks work well for many things, but size 8 to 5/0 will work well for some fish. Ask your local tackle shop about the hook sizing system (i.e. 6,4,2,1,1/0, 2/0). The smaller the hook the better the chance of a bite, also a very thin line will result in more bites. Making a hook knot is difficult with small hooks. Ask a tackleshop owner or another fisherman to teach you.<br />
          * Because fish eat insects and aquatic life, there are literally millions of effective baits to choose from. The old standards are tough to beat, though. Consider using worms, salmon eggs, grasshoppers, shrimp, liver,bacon , or synthetic baits&#8211;Power Bait, for example&#8211;that are made to resemble and smell like live bait. You can either purchase live bait at the local angling shop, or you can gather your own. Many anglers gather worms in a lawn after a rain or late at night with a flashlight. You can find grasshoppers along the banks of a stream.<br />
          * If bait is plenty start feeding some bait around the place where you want to fish. Repeat this regularly especially in swift streams.<br />
   3. Choose the appropriate bait fishing method:<br />
          * If the water is quite swift&#8211;a small river or stream&#8211;it is probably best to attach weights to your line about 12&#8243; above your bait. By weighting down your line you will keep your bait in place about an inch above the floor of the water—right where fish are likely to be hunting.<br />
          * If the water is not moving rapidly, as in a lake or a large, slow river, consider using a bobber. A bobber is generally a brightly colored plastic device that floats on the surface of the water. The bobber will attach easily to your line, and you should place your bait below the bobber. Adjust the distance between the bobber and your bait to accommodate the depth of the body of water. You want your bait located where the fish are, so consider shortening and lengthening the distance between bait and bobber, or even adding small weights (also called split shot) to keep your bait perfectly suspended under water.<br />
   4. Cast your line and wait for a bite. You can tell if a fish is biting by touch, by watching a loose line or a bobber, or by attaching a bell to the end of your rod. Make sure with a slow movement of the rod that there is no more slack in the line when you try to hook the fish. Waiting for a bite can take a lot of patience, but that’s what fishing’s all about. Using light tackle combined with feeding around your bait will produce bites much quicker. When you catch a fish feed a little extra, because fish often live in smaller or larger groups that you want to stay around.<br />
   5. Wait. That said, if you’re waiting for 10-15 minutes and you still haven’t gotten a bite, try casting somewhere else and wait again.<br />
   6. Hook that fish. Once you feel a tug on the line you will want to &#8220;set&#8221; your hook. To do this, simply give your fishing rod (and consequently the fishing line) a quick jerk backward and up. If you have a fish on line, it will fight back and your line will follow the movements of the fish. It can sometimes be difficult to tell if you have a bite or if you’re just feeling the current or a fish bumping into the bait. Only practice can help you get a feel for it.<br />
   7. Pull the fish in by pumping and lifting the rod vertically while simultaneously reeling. Don&#8217;t use the reel to pull in the fish, except for very small fish. Keep the line tight. More fish are lost to loose lines than anything else. A loose line provides an opportunity for your fish to &#8220;throw the hook&#8221; right out of it&#8217;s mouth. By keeping tension on the line you will ensure that the hook remains in the mouth of the fish. All modern reels have an adjustable drag but nylon lines drag can be adjusted by pulling with the hand. If you feel the nylon stretching, the drag should begin to work. Even very big fish get tired when pulling against a constant line pressure. Try to use the rod to steer the fish to open water.<br />
   8. Grab hold of the fish. Using a net for this purpose is very effective. Keep the fish in the water if you plan on releasing it. If you plan on eating the fish, get the fish out of the water as quickly as possible and take the hook out away from the water. You will find fish to be quite slippery and fast, and more than one fish has been lost by dropping to the ground and rapidly returning to the water.<br />
   9. Remove the hook. Again, if you are planning on releasing the fish, try to take the hook out inflicting as little trauma as possible to the fish &#8211; don&#8217;t rip the hook from its lip, gently BACK it out, so that it comes out the way it came in. There are special tools designed for taking hooks out, although needle nosed pliers work quite effectively. You can also use the needle nosed pliers to crush the barb on your hook, to make it easier to remove the hook. Some professionals recommend doing this before casting your line out (especially when fishing for catfish), to make it easier to release your catch. It truly works best with circle/octopus circle type hooks. These hooks make it easier to set the hook in the lip/corner of the fish&#8217;s mouth; without much effort on your part.<br />
  10. Decide if you are catching and releasing or keeping the fish. If you are going to cook the fish, you may want to consider cleaning the fish at this point.<br />
  11. Repeat the process. Check your line for damage, and then re-bait your hook. Keep reeling &#8216;em in!</p>
<p><strong> Tips</strong></p>
<p>    * Start learning how to fish with small fish and light tackle without a reel. Many small fish are catchable in shallow water around the shore.<br />
    * Make sure not to completely cover your hook or hooks with bait. The point of the hook should stick out otherwise you will simply take the hook of the fishes mouth. Using maggots it is best to just hook a small piece of skin and leave the small hook open as much as possible. Worms should be put on a slightly bigger hook. Fasten the worms by taking some skin on the hook and repeat that a few times. Also try breads and some kinds of cheeses.<br />
    * For beginners, using a bobber that you can see from the bank makes catching fish much easier. With a bobber, the angler will be able to see a strike from a fish when the bobber starts to jerk and disappear below the surface of the water. Put on enough shot however, to prevent drag on the biting fish.<br />
    * Keep a finger on the line. You will be able to feel a &#8220;strike&#8221; or a &#8220;hit&#8221; easily this way. A bobber may have the appearance of receiving a strike, but it may just be the water that is causing it to go up and down, remember that the bobber follows the movements of the fish. If it quietly swims away against the current it is a strike.<br />
Warnings</p>
<p>    * There are many regulations regarding fishing, and these regulations differ state by state and region by region. Look for restrictions on using live bait. Many waterways, especially those with natural stocks of fish, require the use of a single, barbless hook with only artificial bait allowed. So, make sure that you aren’t worm fishing in a Gold Medal stream that only allows synthetic flies. The fines you may encounter are more expensive than any caviar!<br />
    * Make sure to follow local regulations on the number of fish you may retain. Although you may catch 100 fish using good bait, you might only be allowed to keep a small number of fish or a certain size fish. Some areas are catch and release only, so be cognizant of fishing regulations.<br />
    * Make sure you have a fishing license; if you don&#8217;t, you could get fined.<br />
    * Exercise caution around fish hooks. Not only do they hurt, but they are extremely difficult to remove if they are barbed. Be especially careful when casting and when removing the hook from a fish.<br />
    * Be careful: Fishing is addictive! Once you catch one fish and feel the adrenaline of trying to get it to shore, you are going to want to re-bait again and again.<br />
    * Make sure to properly dispose of monofilament line. Many popular fishing areas have line recycling bins. Loose nylon will strangle water fowl.<br />
    * In the long run the new dyneema lines are cheaper and they seldom break halfway, so you can keep your line for several seasons and no broken nylon will pollute the pond.<br />
    * Never use dynamite or any explosives to kill fish. You can kill yourself doing so and it is not wort.</p>
<p><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images1.jpg?w=88&#038;h=123" alt="" title="" width="88" height="123" class="aligncenter size-full wp-image-87" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=10&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/02/05/how-to-fishing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/02/images1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>about my self</title>
		<link>http://qply09.wordpress.com/2009/01/15/about-my-self/</link>
		<comments>http://qply09.wordpress.com/2009/01/15/about-my-self/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 04:45:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qply09</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about of mancing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qply09.wordpress.com/2009/01/15/about-my-self/</guid>
		<description><![CDATA[..pelajar yang jarang belajar&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=4&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>..pelajar yang jarang belajar&#8230;.<br />
<div id="attachment_30" class="wp-caption aligncenter" style="width: 105px"><img src="http://qply09.files.wordpress.com/2009/01/ima.jpg?w=95&#038;h=124" alt="My Idol" title="" width="95" height="124" class="size-full wp-image-30" /><p class="wp-caption-text">My Idol</p></div></p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://qply09.wordpress.com/2009/01/15/about-my-self/"><img src="http://img.youtube.com/vi/SCplsXu1HRk/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qply09.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qply09.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qply09.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qply09.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qply09.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qply09.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qply09.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qply09.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qply09.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qply09.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qply09.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qply09.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qply09.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qply09.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qply09.wordpress.com&amp;blog=6180314&amp;post=4&amp;subd=qply09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qply09.wordpress.com/2009/01/15/about-my-self/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db7d8188e9eb99ad084ce50b84de98e7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">qply09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qply09.files.wordpress.com/2009/01/ima.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">My Idol</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
